Select Page

Wisata Pahawang Island menjadi salah satu destinasi wisata idola masyarakat Jakarta saat ini. Mengapa? Sebab, tidak hanya keindahan pemandangan alamnya saja yang tidak kalah dengan tempat wisata lain, namun juga pesona bawah lautnya yang luar biasa. Tak heran jika para penggemar snorkeling menyebut Pahawang sebagai surganya bagi pecinta snorkeling. Nah, bagi Anda yang belum pernah sama sekali mengunjungi tempat wisata ini, ada baiknya memperhatikan beberapa hal berikut ini agar Anda lebih siap saat melakukan perjalanan di sana.

  1. Mengapa Harus ke Pahawang Island?

Ada sejuta pesona yang dihadirkan oleh Pulau Pahawang Lampung. Beberapa keindahan semesta tersebut antara lain:

  • Setiap pulau yang ada di tempat ini dikelilingi pasir putih yang bersih dan lembut saat bersentuhan dengan kaki sehingga saat nyaman bagi Anda yang hanya ingin bermain pasir di tepi pantai.
  • Wisata bawah lautnya dipenuhi oleh karang warna-warni, anemon yang bergerak indah seiring dengan arus bawah laut, serta ikan-ikan besar dan kecil yang berseliweran ke sana kemari membuat kegiatan snorkeling Anda menjadi lebih mengasyikkan.

Tak heran jika banyak wisatawan yang sangat terpesona dan merasa ketagihan untuk selalu mengunjungi tempat ini setelah bosan dengan rutinitas kantor. Meskipun perjalanan harus ditempuh selama hampir 12 jam, namun hal tersebut tidak akan menjadi penghalang karena keindahan yang terpampang di depan mata akan langsung menghilangkan segala kepenatan tersebut.

  1. Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Pahawang Island?

Sebenarnya, tidak ada waktu terbaik untuk mengunjungi Pahawang Island. Sebab, semua pilihan waktu mempunyai kelebihan dan kelemahan sendiri. Jika Anda berkunjung ke Pahawang pada masa liburan, Anda tidak perlu mengambil cuti kerja untuk bisa menikmati pesona Pahawang. Hanya saja, Anda harus bersiap menghadapi ramainya wisatawan yang juga ingin menghabiskan masa liburannya di tempat ini. Sedangkan, jika Anda berkunjung di hari kerja, Anda harus mengambil cuti pekerjaan, namun akan puas menikmati pemandangan alam tanpa terganggu hadirnya banyak wisatawan.

Namun, dari kedua waktu tersebut (liburan atau tidak), akan lebih baik jika Anda datang ke Pahawang pada saat tidak terjadi angin barat. Sebab, pada saat angin barat, ombak di perairan Pahawang sangatlah besar dan hal ini sangat berbahaya bagi wisatawan untuk melakukan snorkeling maupun hanya sekadar bermain di tepi pantai.

  1. Bagaimana Cara Menuju Pahawang Island?

Sebenarnya, akses jalan menuju tempat wisata ini sudah cukup baik dan beraspal, meskipun ada beberapa titik yang masih berlubang. Sedangkan untuk rute ke Pahawang Island, ada tiga jalur yang bisa Anda tempuh, yaitu:

  • Dari Pelabuhan Bakauheni, naik bus menuju Bandar Lampung dan berhenti di Terminal Rajabasa (ongkos sekitar 25.000). Dari sini, naik angkot jurusan Rajabasa-Tanjung Karang dan berhenti di Pasar Bawah Ramayana (ongkos sekitar 3.000). Setelah itu, naik angkot lagi jurusan Tanjung Karang-Teluk Betung dan berhenti di Gudang Garam (ongkos sekitar 3.000). Lanjutkan perjalanan dengan naik angkutan pick up menuju Pelabuhan Ketapang (ongkos sekitar 10.000).
  • Dari Pelabuhan Bakauheni, naik bus menuju Bandar Lampung dan berhenti di  Terminal Rajabasa (ongkos sekitar 25.000). Dari sini, naik bus DAMRI jurusan Rajabasa-Piyabung dan berhenti di Pelabuhan Ketapang (ongkos sekitar 10.000). Hanya saja, bus DAMRI ini hanya beroperasi satu kali sehari sekitar pukul 7 pagi.
  • Jika menggunakan mobil pribadi, silahkan menuju Pelabuhan Bakauheni, kemudian ke Bandar Lampung menuju Bunderan Gajah dan lurus ke arah Teluk Betung. Setelah itu, ke arah Padang Cermin (Way Rantai). Ikuti petunjuk jalan yang ada agar tidak tersesat.
  1. Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?

Berkunjung ke Pahawang Island, Anda harus mempersiapkan beberapa hal berikut agar kegiatan wisata Anda tidak terganggu dengan hal-hal teknis yang tidak terduga.

  • Gunakan sunblock untuk mengatasi agar kulit Anda tidak gosong.
  • Siapkan lotion anti nyamuk agar istirahat Anda menjadi lebih tenang
  • Perbanyak minum air putih agar Anda tidak dehidrasi karena udara pantai serta aktivitas yang Anda lakukan.
  • Membawa baju ganti secukupnya serta obat-obatan pribadi.
  • Membawa power bank sebagai cadangan penambahan daya handphone Anda karena di tempat ini belum ada listrik dan hanya menggunakan genset dengan operasional yang terbatas.